Taukah kamu apa itu hipertensi?
Hipertensi adalah suatu keadaan dimana terjadi peningkatan
tekanan darah sistolik >120 dan diastolik >80. Hipertensi memiliki
berbagai macam faktor resiko misal karena faktor stress, terjadi penyempitan
pembuluh darah, faktor hormonal, faktor
keturunan, jenis kelamin, usia, dan lain-lain. Faktor makanan juga bisa menjadi
pemicu terjadinya hipertensi. Orang yang hipertensi cenderung lebih suka makan
makanan yang asin dan makanan instan kalengan. Makanan kalengan merupakan salah
satu penyebab karena makanan kalengan yang diawetkan biasanya memiliki
kandungan natrium yang sangat tinggi. Natrium yang tinggi itulah yang bisa
membuat makanan menjadi awet.
Biasanya hipertensi memiliki gejala seperti kaku di daerah
tengkuk atau leher, pusing, lemas, lemah, dan lain-lain. Mengapa bisa terjadi
gejala seperti diatas? Hal itu disebabkan karena pada orang yang hipertensi,
biasanya pengiriman oksigen ke beberapa jaringan tubuh menjadi berkurang. Orang
yang hipertensi, darah yang mengalir hanya mengalir begitu saja, sehingga
pengiriman oksigen yang dibawa darah ke organ atau jaringan tubuh manusia
menjadi berkurang. Apabila jaringan tubuh manusia kekurangan oksigen, maka akan
menimbulkan manifestasi klinis seperti diatas.
Banyak orang yang hipertensi tetapi tidak memiliki gejala
sama sekali. Hal itu cenderung harus diperhatikan, karena orang yang mengalami
hipertensi yang tidak bergejala bisa jadi menjadi komplikasi lanjutan seperti
penyakit jantung koroner, dislipidemia, dan lain-lain. Sehingga orang yang
hipertensi harus rutin kontrol untuk memantau kondisi tekanan darahnya agar
menjadi stabil.
Apa sih penyebab utama dari hipertensi? Penyebab paling
utama dari hipertensi adalah air dan garam. Mengkonsumsi garam yang terlalu
berlebihan akan meningkatkan volume darah, sehingga membuat darah mengalir
begitu cepat dengan volume yang banyak tanpa ada pertukaran oksigen ke
jaringan. Garam merupakan suatu senyawa dengan rumus kimia NaCl. NaCl merupakan
suatu senyawa yang mudah menarik air ke dalam lumen pembuluh darah. Apabila air
ditarik ke dalam lumen pembuluh darah, maka akan meningkatkan volume darah
juga. Biasanya konsumsi makanan-makanan yang asin terlalu banyak bisa
menyebabkan hipertensi.
Hipertensi diklasifikasikan menjadi 4 klasifikasi yaitu
normal, pre-hipertensi, hipertensi grade 1, hipertensi grade 2. Tekanan darah
normal adalah 120/80, prehipertensi adalah sistolik 120-139 dan/atau diastolik
80-89, hipertensi grade 1 adalah sistolik 140-159 dan/atau diastolik 90-99,
hipertensi grade 2 adalah sistolik >160 dan/atau diastolik >100.
Peningkatan tekanan darah juga bisa dialami oleh orang yang
sudah lanjut usia hal ini dikarenakan proses penuaan. Apabila peningkatan
tekanan darah pada orang lanjut usia tidak terlalu signifikan, maka hal
tersebut bisa dianggap normal. Namun tetap pada orang tua harus tetap kontrol
rutin tekanan darah. selain pada orang lanjut usia, peningkatan tekanan darah
juga bisa terjadi pada ibu hamil. Peningkatan tekanan darah pada ibu hamil
disebabkan karena produksi cairan yang terlalu banyak. Produksi cairan tersebut
merupakan air ketuban. Cairan yang menjaga bayi agar bisa terlindung dari
benturan. Namun apabila hipertensi pada ibu hamil disertai peningkatan protein
pada pemeriksaan urin, maka hal tersebut merupakan suatu tanda dari penyakit
eklampsia dan pre eklamsia. Hal itu harus segera ditangani.
Lalu bagaimana cara menghindari hipertensi?
Hal yang paling utama adalah mengubah faktor resiko yang
bisa diubah misal faktor stres atau faktor pola makan. Faktor stres sangat
berpengaruh dengan kejadian hipertensi, sehingga sebaiknya mengurangi stres
atau tidak terlalu banyak pikiran. Selain itu juga bisa melalui makanan. Kurangi
makanan yang asin-asin supaya tidak terlalu banyak garam yang dikonsumsi.
Berikut adalah pola diet yang diberikan kepada orang
hipertensi. Tujuan diet ini adalah untuk membantu menurunkan tekanan darah dan
membantu menghilangkan penimbunan cairan dalam tubuh. Syarat dari diet ini
adalah makanan yang dikonsumsi harus beraneka ragam dan mengikuti pola gizi
seimbang, jenis dan komposisi makanan disesuaikan dengan kondisi penderita,
jumlah garam disesuaikan dengan berat ringannya penyakit dan obat yang
diberikan. Ada beberapa bahan makanan yang dianjurkan, bahan makanan yang
dibatasi, dan bahan makanan yang dihindari.
Bahan makanan yang dianjurkan adalah makanan yang
diperbolehkan untuk dikonsumsi dan tidak ada pembatasan konsumsinya. Contoh dari
bahan makanan ini seperti protein nabati dan hewani, buah-buahan yang banyak
serat, daging ayam atau ikan maksimal 100 gram/hari, telur ayam/bebek maksimal
1 butir/hari. Susu segar 200 ml/hari.
Bahan makanan yang dibatasi adalah makanan yang
diperbolehkan namun tetap ada pembatasan jumlah. Contohnya adalah pemakaian
garam dapur harus dibatasi. Apabila hipertensi stage 2 maka sama sekali tidak
boleh makan garam, untuk hipertensi stage 1 maka maksimal garam yang dikonsumsi
adalah 1/2 sdt per hari, sedangkan untuk
prehipertensi maksimal garam yang dikonsumsi adalah 1 sdt per hari. Penggunaan bahan
makanan yang mengandung natrium seperti soda kue juga dibatasi penggunaannya.
Bahan makanan yang harus dihindari adalah bahan makanan yang
sama sekali tidak boleh dikonsumsi. Contohnya seperti otak, ginjal, paru,
jantung, daging kambing, krupuk, crackers, pastries, makanan kering yang asin,
makanan yang diawetkan seperti ikan kaleng, sosis, kornet, sayuran dan buah yang dalam kaleng, ikan
asin, telur asin, kecap asin, saus tomat, bumbu penyedap, makanan yang
mengandung alkohol.
Pada intinya, kurangi atau hindari garam. Makanan tanpa
garam pastinya akan hambar. Hal itu bisa diperbaiki dengan menambah gula merah,
gula pasir, bawang merah, bawang putih, jahe, kencur, salam, dan bumbu lain
yang mengandung sedikit Na. Dapat juga menggunakan garam yang mengandung rendah
natrium.
Selain dari pola makan juga obat yang biasanya digunakan
untuk mengobati gejala hipertensi ini adalah captopril dan obat diuretik. Namun,
obat-obat tersebut harus dengan resep dokter dan harus konsultasi dengan dokter
terlebih dahulu. Kunci utama dari penanganan hipertensi adalah mengatur pola
makan dan cek tekanan darah secara teratur.
Kira-kira cukup sekian info yang bisa saya berikan, semoga
bisa bermanfaat dan bisa diterapkan dikehidupan sehari-hari. Semoga tetap sehat
selalu J
No comments:
Post a Comment