Monday, 28 November 2016

MATRIKS DEMAM RASH PADA ANAK

Apa sih perbedaan campak, HFMD, Varicella, Rubella, Exenthema Subitum?
ini dia....


Campak
HFMD
Varicella
Rubella
Exenthema Subitum
Etiologi
Paramyxovirus
Coxcakie virus A16 genus enterovirus
Picornavirus
Virus herpes varicella
Varicella zooster virus (VZV)
Rubivirus, togaviridae
HHV 6 dan HHV 7
Faktor Resiko
Biasanya anak usia 2-4 tahun
Anak usia < 10 tahun
Bisa anak, bisa dewasa


penularan
droplet
Fekal oral, droplet, kontak langsung dan tak langsung, air liur
Infeksi paling menular pada minggu pertama
Droplet, saluran hidung
Oral droplet
Horizontal
Vertikal
Manifestasi klinis
Koriza (pilek)
Mata meradang
Batuk
Demam tinggi (38,4-40,6) dalam beberapa hari
Ruam dari belakang telinga kemudian menyebar bersamaan dengan meningkatnya suhu tubuh
Enantema di mukosa pipi
Demam tidak tinggi (2-3 hari) 38,5
Faringitis
Tidak nafsu makan
Flu like syndrome
Vesikel yang mudah pecah seperti sariawan di mukosa mulut
Nyeri saat menelan
Timbul rash/ruam/vesikel/
Papulovesikel
Stadium prodromal (timbul setelah hari ke 14-15 hari masa inkubasi, timbul ruam dengan demam yang tidak begitu tinggi, malaise)
Stadium erupsi (ruam muncul di muka dan kulit kepala, menyebar, perubahan yang cepat dari makula, papula, vesikula, pustula, krusta)
Demam ringan <38,5, sakit kepala, nyeri tenggorokan, kemerahan pada konjungtiva, rinitis, batuk, linfadenopati
Erupsi timbul, gejala yang tadi akan hilang
Timbul exentema dari retroaurikular pada muka dan meluas sampai ke kraniokaudal
Panas tinggi  39,4-41,2 berlangsung 1-5 hari
Setelah panas turun, timbul ruam pada tubuh lalu menyebar ke leher, wajah, dan ekstremitas
Patognomonis
Bercak kopliks, ruam muncul bersamaan dengan demam meningkat
Ruam di mulut, tangan, dan kaki
Ruam muncul setelah demam
Multi UKK (ada vesikel, pustula, krusta)
Limfadenopati 5-8 hari
Bercaknya timbulnya sangat cepat dan cepat hilang juga
Panas tinggi, lalu turun, lalu timbul ruam
Ada nagayana’s spot pada pallatum mole
diagnosis
Px. Sitologik (ada sel raksasa)
Px. Serologi IgM spesifik
Immunoflouresensi
PCR
Serodiagnostik
Px darah (leukopenia)
Serum antibody IgA dan IgM
Px serologi
Px. Lab (leukositosis)
Px. Serologi (IgM, PCR)
Tata laksana
Cairan
Simtomatik (antipiretik, antikonvulsan, antiekspektoran)
Vit A 100.000 IU per oral diberikan 1 kali
Apabila terdapat malnutrisi dilanjutkan 1500 IU per hari
Istirahat
Antipiretik
Kumur air garam
Minum yang banyak
Simtomatik
Lotio calamine
Antihistamin
Asiklovir 80 mg/kgbb/hari per oral terbagi dalam 5 dosis
Cairan
Antipiretik
Obat simtomatik
Lain-lain

Gejala membaik dalam waktu 7-10 hari





No comments:

Post a Comment